Selasa, 15 September 2015

Tong Sampah Fiber, Tong Sampah Murah, Tong Sampah Sulo, Tong Sampah Unik...





Hilangnya Budaya Malu Buang Sampah Sembarangan
Banjir wisatawan di sejumlah
objek wisata di DIY selama libur Lebaran menyisakan banyak masalah, terutama
berkaitan dengan penanganan sampah. Hampir di semua objek wisata dan ruang
publik yang ada, sampah nampak mendominasi pemandangan dan berserakan.
Di sejumlah tempat pembuangan
sampah (TPS), tumpukan sampah juga nampak menggunung, menunggu proses
pengangkutan ke tempat pembuangan akhir.
Masalah penanganan sampah
selama libur Lebaran, hampir selalu terjadi tiap tahun. Hampir tiap tahun,
objek wisata yang selalu kebanjiran, juga selalu kebanjiran sampah.
Sebagai contoh, di Pantai
Parangtritis, Kecamatan  Kretek, Kabupaten Bantul,  wisatawan yang
datang menyumbang sampah naik lima hingga 10 % dari total sampah yang ada di
sejumlah tempat pembuangan sampah.
Di TPA Piyungan, yang menjadi
tempat pembuangan sampah akhir dari wilayah Kota Jogja, Bantul dan sebagian
Kabupaten Sleman, sampah yang masuk mulai 1 Agustus sampai 23 Agustus
besarannya mencapai 746,2 ton. Jumlah tersebut memang masih sedikit jika
dibandingkan dengan jumlah sampah pada bulan sebelumnya yang mencapai 1,1 juta
ton.
Dan apabila ingin melihat
penambahan volume sampah pada masa liburan Lebaran, setidaknya harus menunggu
sampai akhir bulan karena masih ada sampah-sampah di sejumlah TPS yang belum
dikirim ke TPA.  Sebagai pembanding, pada liburan Lebaran tahun lalu,
volume sampah yang masuk ke TPA Piyungan mencapai 944,8 ton.
Dari berbagai kajian, pokok
masalah terletak pada kurangnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah di
tempatnya. Bukan hal  aneh, masyarakat kita membuang sampah secara
sembarangan. Masyarakat kita seolah tak punya rasa risih dengan membuang sampah
secara sembarangan.
Berbagai upaya yang dilakukan
oleh pemerintah dan masyarakat yang tergabung dalam kelompok sadar wisata,
dengan menyiapkan sejumlah tempat sampah di titik-titik strategis, terutama di
sejumlah objek wisata, memang patut diapresiasi. Berbagai upaya penyadaran
masyarakat dengan terus mengimbau agar para wisatawan membuang sampah pada
tempatnya, juga menjadi terobosan yang harus terus ditingkatkan. Namun tanpa
adanya kesadaran dari para wisatawan sendiri, berbagai upaya yang dilakukan
tersebut jelas tak ada artinya.
Pemerintah sebagai pemangku
kebijakan juga harus membuat aturan tegas tentang pengelolaan sampah, baik
dalam hal pengelolaannya, maupun sanksi bagi masyarakat yang membuang sampah
sembarangan. Dengan adanya saksi yang tegas, diharapkan akan mampu memberikan
efek jera kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah secara sembarangan.
Dalam hal pengelolaan sampah,
masyarakat Indonesia harus banyak belajar kepada masyarakat di Jepang. Di
negeri ini, masyarakat telah dididik untuk malu membuang sampah secara
sembarangan. Bahkan hal itu telah menjadi budaya yang mampu mengatasi masalah
sampah yang terkadang sulit dipecahkan.
( Sumber :
http://www.solopos.com )
Jual
Tempat sampah fiber Murah berbagai macam ukuran 90 L, 100 L, 120 L, 240 L untuk
sampah Organik, Non organik dan B3 | Tempat Sampah Fiber Pilah | Tong Sampah
Fiber Beroda | Tempat Sampah Gandeng | Tempat Sampah Indoor | Bak Sampah | Kontener
Sampah | Bak Sampah Beroda | Bak Sampah Perumahan | Tempat Sampah Tanam |
Gerobak Sampah | Keranjang Sampah | Ember Sampah | Ukuran Kecil | Ukuran Sedang
| Ukuran Besar | Tempat Sampah Sulo | dan lain-lain.


Kami
menangani perancangan/disain, memproduksi dan berdagang segala jenis tempat
sampah berbahan fiberglass, gerobak sampah fiber, tong sampah fiber, pembuatan
tempat sampah fiber beroda, cetakan tempat sampah fiber, bak sampah fiber ,
tempat sampah fiber unik , tempat sampah fiber kotak, tong sampah fiber bulat,
tong sampah fiber bertiang, tempat sampah fiber tiang pindah , tempat sampah
fiber tiang tanam, bak sampah fiberglass, tempat sampah fiberglass , tong
sampah fiberglass, tempat sampah fiber oval, tempat sampah fiber tutup goyang,
tempat sampah fiber 120 liter, tempat sampah model sulo, tempat sampah fiber
240 liter, tong sampah fiber untuk taman, tempat sampah fiber untuk instansi
pemerintahan, tempat sampah fiber untuk daerah, tong sampah fiber pakai stiker,
tempat sampah untuk jalan protokol/ dalam kota, tempat sampah portabel, dan
banyak lagi pilihan.


Kami
melayani pemesanan dalam partai kecil, menengah dan besar. Kami menjamin mutu
produk dengan bahan berkualitas dan tahan lama sekaligus aman dan ramah
lingkungan. Produk kami sudah tersebar di berbagai Instansi Pemerintah dan
Swasta.


Kami
siap membantu menangani permasalahan kebersihan lingkungan tempat kerja dan
lingkungan tempat tinggal anda.


Untuk
Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi bagian penjualan :

CIPTA ABADI

Alamat kantor : Jl. Elang No.04 RT.04/ RW.06 Jati Raden - Jati Sampurna -
Bekasi 17433

Telp : 021-92198446.

HP : 087 836548677 / 082 114261210

Email : cipta.abadi@ roketmail.com atau abi.wanto@ yahoo.co.id

Web :
www.ciptaabadi11.bayarku.com







Tidak ada komentar:

Posting Komentar